![]() |
Lepas landas pesawat menghasilkan partikel es
karena melawan angin, mengakibatkan hujan
|
Kondesansasi yang dihasilkan dari Pesawat terbang yang melewati awan Super dingin di sekitar bandara dapat menghasilkan lebih banyak salju dan hujan di sekelilingnya.
"Saat pesawat lepas landas ke udara, ia mencatat, bahwa mereka menghasilkan ekstra partikel es karena melawan angin yang ada di bandara. Hasilnya benar bahwa ada salju yang berada di atas Bandara. Ini membuktikan bahwa pesawat membutuhkan lebih banyak de-icing," jelas Andrew J. Heymsfield Pusat Nasional untuk Riset Atmosfer di Boulder, seperti dilansir melalui Strait Times
De-icing
ialah pengangkatan es dan salju dari permukaan, ini merupakan aplikasi
bahan kimia yang tidak hanya menghilangkan es, tetapi menunda reformasi
es dalam jangka waktu tertentu atau mencegah perekatan es agar
pemindahan mekanik lebih mudah. Peneliti
telah melakukan penelitian pada enam bandara komersial, mereka
menemukan bahwa salju pada bandara tersebut meningkat dan curah hujan
terjadi di mana lubang awan yang aneh muncul, biasanya berjarak 100 km
dari bandara dan cenderung terdapat pada ketinggian yang lebih tinggi di
atas awan.Penambahan
hujan atau salju terjadi ketika kondisi di awan super dingin. Itu
berarti awan terbuat dari tetesan air yang lebih dingin dari titik
beku.
Ternyata,
ketika sebuah pesawat melewati salah satu awan terjadi pergerakan udara
di sekitar ujung baling-baling atau di atas sayap pesawat jet. Ini
dapat menyebabkan pendinginan secara tiba-tiba di udara yang terkadang
sampai ke titik kritis dimana menghasilkan tetesan beku.Mereka
kemudian dapat jatuh ke bumi sebagai salju atau hujan, tergantung pada
apakah ada udara yang cukup hangat untuk mencairkan mereka dalam
perjalanannya ke bawah.Tapi
hal itu masih belum bisa menjelaskan mengapa lubang dan kanal selalu
meluas, jauh lebih besar daripada pesawat yang melewati awan. Jadi,
mereka menggunakan model komputer untuk mempelajari apa yang terjadi,
dan menemukan bahwa panas yang dilepaskan ketika air membeku dapat
menghangatkan udara di sekitarnya, menyebabkan udara bergerak ke atas
hingga sampai di tengah lubang dan menyebar untuk berpindah ke bawah.
Sumber: www.straitstimes.com

