Memasuki jalan ini, maka pengunjung akan
merasa masuk ke kawasan modern yang hingar bingar. Konsep jalan ini
cenderung meniru konsep modern yang lebih berorientasi pada dunia barat.
Sejenak kesan Bali akan tertinggal di jalan ini dan pengunjung akan
berasa di sebuah kota di luar negeri. Toko, hotel, hiburan malam dan bom Bali merupakan hal yang identik dengan jalan Legian hingga saat ini.
Jalan Legian merupakan surganya belanja
bagi para penyuka belanja. Hampir sebagian besar bangunan di sepanjang
ruas jalan ini dipergunakan sebagai pertokoan. Berbagai macam toko
memenuhi ruas jalan ini dan memanjakan keinginan belanja para pelancong.
Mulai dari art shop tradisional, toko-toko asesoris, toko makanan ataupun mini market hingga toko baju atau butik dengan merk terkenal dari Billabong ataupun Rip Curl.
Barang dagangan yang dijual beragam, mulai dari pakaian, jam tangan,
tas, hingga benda-benda unik yang bertuliskan Bali serta souvenir khas
Bali. Jenis pakaian yang dijual juga berbagai macam, mulai dari kaos
Bali, baju, jeans, kain Bali sampai pakaian surfing. Bahkan ada satu
toko yang menjual pakaian khusus surfing terkenal di jalan Legian dan
hanya satu-satunya di Bali. Toko itu adalah toko Surfergirl.
Semua jenis barang ada di sini, jadi jika pengunjung tidak sempat berbelanja di pasar Sukawati ataupun di Tanah Lot,
mereka bisa membeli oleh-oleh di jalan ini. Hanya saja pengunjung harus
merogoh koceknya lebih dalam karena harga-harga barang di jalan ini
relatif lebih mahal dari tempat lain.
Akomodasi juga banyak di sepanjang
kawasan ini. Mulai dari hotel melati seperti Tanaya Hotel, sampai
hotel-hotel berbintang. Beberapa akomodasi terkenal yang bisa
dipergunakan turis di antaranya adalah Padma Resort, Bali Mandira
Beach Resort hingga Bali Hotel Pearl. Akomodasi disini sangat
strategis, terutama bagi turis yang menyukai pantai karena jalan ini
lokasinya sangat dekat dengan pantai Kuta.
Jalan Legian juga identik dengan pesta
serta hiburan malam. Berbagai macam tempat hiburan malam seperti bar,
pub ataupun klub malam ada di jalan ini. Beberapa nama terkenal di
kalangan penyuka dugem ini diantaranya Bounty Discotheque, Espresso Bar,
E’s Style Cafe & Bar, M-Bargo, Bounty Pub ataupun Sky Garden. Pusat
hiburan malam ini menarik banyak orang dan pada tahun 2002 menjadi
tempat meledaknya bom Bali yang kini dijadikan tempat monumen Bom Bali.
