Sebuah legenda menyebutkan bahwa ketika
Hanoman mengangkat gunung Mahameru di Jawa, beberapa bagian gunung
terjatuh disana dan dinamakan Bukit Sari. Bukit itu kemudian dikuasai
oleh para monyet atau kera, yang kemudian menjadi lestari setelah dibuat
menjadi taman oleh kerajaan Mengwi pada jaman dulu.
Sangeh merupakan area hutan yang ditata menyerupai taman. Banyak populasi kera Sangeh yang mendiami hutan ini dan menjadi maskot bagi Sangeh. Lokasi ini berada di desa Sangeh, kecamatan Mengwi, Badung Bali. Jaraknya sekitar 20 kilometer dari Kota Denpasar yang bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih setengah jam perjalanan.
Selain dikenal sebagai hutan kera,
Sangeh juga memiliki keunikan berupa pohon Pala. Pohon ini sudah berumur
ratusan tahun, bahkan ada yang sampai tiga ratus tahun. Pohon ini
memiliki struktur yang bagus, tumbuh lurus ke atas dan konon tidak bisa
ditanam di tempat lain selain di Sangeh. Penduduk juga tidak berani
menebang pohon, walaupun pohon sudah meranggas dan mati. Terdapat juga
pohon yang diberi nama Pohon Lanang Wadon karena ada bagian yang
berbentuk seperti kelamin pria dan perempuan.
Kera Sangeh memiliki karakter yang liar.
Binatang ini seringkali mengambil barang-barang pengunjung dan tidak
akan dikembalikan jika tidak diberikan makanan. Untuk para wisatawan,
disarankan untuk tidak membawa benda-benda yang digantungkan di leher,
seperti kamera poket,
handphone, atau kacamata. Topi juga termasuk salah satu benda yang
disarankan untuk dilepas selama berada di Sangeh. Konon, kera-kera ini
terbagi menjadi tiga wilayah yang kemudian semuanya berpusat di sebuah
pura bernama pura Bulit Sari. Anda cukup membayar sebesar Rp 5.000,00
per orang untuk dapat berinteraksi dengan kera-kera tersebut.
Pengaturan hutan juga sangat baik. Ada
jalan kecil khusus yang dibuat agar pengunjung bisa melihat keindahan
hutan. Jalan ini masuk ke seluruh pelosok hutan, sudah disemen sehingga
kalaupun hujan tidak akan becek.
Wisata ini terletak di pinggir jalan
besar sehingga sarana transportasi besar seperti bus sudah bisa memasuki
kawasan ini. Begitu pula dengan toko cenderamata, banyak disediakan art shop yang bisa memuaskan keinginan belanja pengunjung.
