
Setiap model bisnis dan sistem pemasaran pasti ada kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mengacu pada arti dropship di atas, adapun beberapa kelebihan dan kekurangan bisnis dropship adalah sebagai berikut:
1. Kelebihan Bisnis Dropship
- Modalnya kecil, untuk memulai bisnis dropship ternyata modalnya sangat kecil, bahkan nyaris tanpa modal. Alasannya, kita tidak perlu membeli barang terlebih dahulu, dan tidak perlu lahan/ gudang untuk menyimpan barang yang dijual.
- Cenderung mudah dijalankan, usaha dropship cenderung mudah dikerjakan oleh siapa saja karena prosesnya sederhana dan singkat. Bagian tersulitnya adalah menemukan supplier terbaik dan proses pemasaran produk di internet.
- Biaya operasional kecil, biaya operasional bisnis dropship secara online termasuk sangat kecil karena tidak perlu menyewa toko fisik. Namun tentu saja biaya internet, listrik, dan pengeluaran lain harus diperhitungkan.
- Risiko kecil, pada sistem dropship, ketika barang rusak atau tidak terjual maka si penjual tidak akan kehilangan apapun. Itulah sebabnya mengapa bisnis ini risikonya sangat kecil.
- Kerja fleksibel, pada dropship online si penjual dapat menjalankan usahanya dari mana saja dan kapan saja. Namun, tentu saja penjual harus memiliki perangkat laptop atau smartphone dan juga koneksi internet yang stabil.
- Persaingan ketat, karena dianggap bisnis yang mudah dan murah, banyak orang yang juga menjalankan bisnis yang sama bahkan menjual barang yang sama. Hal ini menimbulkan persaingan yang samakin besar, khususnya untuk ceruk tertentu.
- Keuntungan relatif kecil, persaingan yang ketat antar penjual membuat sebagian orang menurunkan harga. Dengan adanya persaingan harga tersebut maka keuntungan dari setiap item yang dijual menjadi lebih kecil.
- Sulit mengelola stok barang, ini sering terjadi bila pemilihan produknya masif sehingga sulit mengetahui stok barang yang masih tersedia di supplier. Pada akhirnya akan membuat penjual sulit mengembangkan usahanya.
- Kompleksitas pengiriman, ketika penjual memasarkan produk dari beberapa supplier, hal tersebut akan menyebabkan membengkaknya biaya pengiriman. Misalnya, customer memesan 4 barang yang masing-masing disediakan oleh tiga supplier berbeda, maka biaya pengirimannya tidak bisa disatukan dan menjadi lebih mahal.
- Menerima komplain, penjual merupakan pihak yang berhubungan langsung dengan customer. Tidak perduli bila kesalahan dilakukan oleh supplier atau jasa pengiriman barang, yang akan menerima komplain adalah si penjual.
- Kontrol merek rendah, penjual tidak dapat menggunakan kemasan khusus atau menyertakan produk gratis (misalnya sticker promosi) pada barang yang dibeli customer karena proses packing dan pengiriman dilakukan oleh supplier.
Itulah penjelasan ringkas mengenai arti dropship, cara kerja, serta kelebihan dan kekurangan bisnis dropship secara umum. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan.
maxmanroe.com
