Bila kita perhatikan buku petunjuk yang biasa disertai pada saat
pembelian barang elektronik (pembelian barang baru), hampir semua
peralatan listrik bisa diperbaiki sendiri tapi kadang tdak semua kita
punya nyali untuk membongkar dan memasangnya kembali. Pengalaman saya
sendiri ketika memperbaiki laptop,
gara-gara tidak teliti akhirnya laptop bukannya tambah bagus malah
terpaksa keluar uang banyak karena rusak bagian yang seharusnya tidak
perlu rusak.
Nah kali ini Kipas Angin saya yang mati. Sebelum saya bawa
ke Ahlinya, rencana mau saya otak-atik dulu, namun teringat pengalaman
yang sudah-sudah maka sebelum mencoba saya buka-buka google dan ketemu
Tips dan Langkah - langkah dalam memperbaiki kipas angin sendiri seperti yang saya kutip dari salah satu blog.
Berikut beberapa tahapan atau langkah-langkah yang dapat Anda lakukan dalam memperbaiki kipas angin sendiri, silahkan disimak :
Copot kabel power kipas angin terlebih dahulu dari sumber arus
(colokan yang mengarah ke sumber arus PLN). Usahakan memperbaiki kipas
angin saat kipas angin tidak terhubung dengan arus listrik.
Cek kabel power kipas angin. Kabel power merupakan penghubung
utama antara peralatan listrik dengan sumber tegangan atau sumber
listrik PLN. Kerusakan yang paling sering terjadi pada kabel power
adalah rusaknya kepala jack kabel, misalnya digigit tikus. Kerusakan
ini bisa langsung terlihat tanpa membutuhkan alat bantu lainnya. Namun
untuk kabel power yang putus di dalam, kita harus mengggunakan alat
bantu multitester maupun AVO meter.
Cek koneksi panel pada saklar pengatur kecepatan kipas angin.
Bila kabel power masih dalam kondisi bagus, pemeriksaan berlanjut ke
komponen selanjutnya yakni saklar kecepatan atau speed switch.
Kerusakan yang sering terjadi pada komponen ini adalah titik kontak
yang sudah bengkok atau aus sehingga tidak bisa ditekan. Ceklah dengan
multitester. Cek bagian koneksi kabel antara kabel kecepatan atau
bagian yang menempel pada saklar dengan kabel yang menuju listrik
langsung (kebanyakan berwarna hitam atau putih) jika kipas angin belum
pernah dibongkar. Pada panel bagian saklar kecepatan akan terlihat
empat buah kabel yang berasal dari trafo kumparan atau motor kipas
angin.
Tiga kabel untuk jalur pengatur kecepatan kipas angin dan 1 kabel untuk jalur menuju sumber arus listrik.
Sedangkan untuk kipas angin yang hanya memiliki 2 kecepatan, kabelnya
hanya ada tiga buah yaitu 2 buah untuk pengatur kecepatan dan 1 buah
untuk menuju jalur sumber arus listrik PLN. Kabel tersebut harus
menunjukkan hubungan langsung ketika diukur menggunakan multitester.
Cara pengetesannya, potong terlebih dahulu tiap kabel tersebut dari
sambungan pada saklar.
Sebaiknya potong bagian tengah kabel supaya mudah menyambungnya jika kamu tak memiliki solder.
Atur posisikan saklar multitester pada x1 atau x10, lalu tempelkan
ujung kabel pengukur multitester warna merah atau hitam pada kabel yang
berasal dari trafo atau kumparan kipas angin tersebut secara
bergantian. Jika trafo atau kumparan kipas angin dalam kondisi bagus,
maka jarum multitester akan bergerak ke kanan menunjukan koneksi.
Jika ada salah satu kabel yang diukur ternyata tidak terhubung, itu
menandakan ada kerusakan di bagian kumparan. Yang paling sering terjadi
adalah pada bagian kabel yang terhubung ke kabel power listrik (warna
putih atau hitam). Bila ini yang terjadi, kemungkinan yang putus adalah
Thermofuse (bentuknya kecil seperti resistor) atau sering disebut
sekering. Posisinya tertutup dan dibungkus kabel warna hitam dan berada
pada kabel power langsung.
Jika tidak, kemungkinan ada yang putus di bagian kawat kumparan atau
trafo kipas angin. Jika 100 persen kerusakan terjadi pada bagian
kumparan trafo, maka tidak bisa diperbaiki sendiri dan harus kamu bawa
ke agen layanan servis sesuai merk kipas angin milikmu untuk diperbaiki
atau diganti. Cek kapasitor kipas angin. Kejadian yang sering banyak
dialami adalah kipas angin yang berputar lambat. Ini menandakan
kapasitornya mulai melemah, rusak, atau bahkan mati.
Ukuran kapasitor pada kipas angin bervariasi, antara 400V/1,8μf hingga
400V/2,5μf. Bentuknya kotak hitam seperti korek api kayu dan terletak
di bagian belakang tutup kipas angin.Untuk pengecekan, cukup lihat
kondisinya. Jika seperti melembung, membengkak, atau pecah, dipastikan
hanya kapasitor ini yang rusak. Lepaskan lalu ganti yang baru. Belilah
di toko penjual spare part elektronik. Harganya murah, sekitar Rp 4.500
hingga Rp 10 ribu.
Sekian postingan Tips Cara Perbaikan Bila Kipas Angin Mati Total, semoga menjadi pengetahuan bagi kita semua.
Sumber

