Sebanyak 23 mahasiswa baru Universitas Airlangga (Unair) Surabaya yang
diterima lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri
(SNMPTN) dinyatakan gugur.
"Itu karena mereka tidak melakukan registrasi ulang tanpa izin,
sehingga calon mahasiswa baru Unair yang diterima lewat jalur SNMPTN
sebanyak 2.585 orang," kata Direktur Pendidikan Unair Prof Dr dra Ni
Nyoman Tri Puspaningsih MSi di Surabaya, Selasa.
Menurut dia, jumlah tersebut merupakan hasil final dari seleksi
pendaftar SNMPTN 2015 di Unair yang berjumlah 36.647 pendaftar. Daya
tampung yang dialokasikan kepada pendaftar sebanyak 2.608 kursi, namun
23 di antaranya tidak hadir tanpa izin.
"Dari 2.585 calon mahasiswa baru Unair itu masih ada 26 orang yang
belum melakukan registrasi, tapi mereka berhalangan dengan izin, karena
mereka merupakan atlet. Ada 23 atlet Porprov di Banyuwangi, lalu tiga
atlet mengikuti Sea Games di Singapura," katanya.
Ia mengatakan jumlah 2.585 calon mahasiswa baru jalur SNMPTN itu
merupakan representasi dari 50 persen dari total keseluruhan penerimaan
mahasiswa baru di Unair.
"Dari jumlah sebanyak 2.585 orang itu, ada tiga fakultas yang
mahasiswa baru-nya terbanyak yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis sejumlah
521 mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sejumlah 343
mahasiswa, dan Fakultas Sains dan Teknologi sejumlah 330 mahasiswa,"
katanya.
Ia mengaku registrasi ulang calon mahasiswa baru Unair jalur SNMPTN
sengaja dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan ujian tulis Seleksi
Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada 9 Juni agar
pendaftar SNMPTN tidak ikut ujian tulis SBMPTN.
"Tapi, verifikasi data baru dilaksanakan mulai Rabu (10/6) sampai
tanggal 12 Juni. Mekanisme pendaftaran ulang mahasiswa baru Unair jalur
SNMPTN ada tiga tahap, yaitu prapendaftaran ulang, daftar ulang, dan
verifikasi data," katanya.
Pada tahap prapendaftaran ulang, calon mahasiswa baru mengunggah
ijazah, kartu keluarga, surat keterangan gaji orang tua atau wali, surat
keterangan kematian apabila ada orang tua yang meninggal, surat
keterangan masih kuliah saudara kandung apabila ada, dan akta pendirian
dan SIUP orang tua atau wali yang berprofesi sebagai wirausaha.
Selain itu, foto detail rumah tampak depan, surat keterangan RT/RW
atas jumlah kepemilikan rumah, SPPT PBB (NJOP), bukti pembayaran
rekening listrik, STNK, dan surat keterangan dari RT/RW tentang jumlah
kendaraan pribadi.
"Berkas-berkas yang diunggah para calon mahasiswa baru itu juga
menyangkut soal uang kuliah tunggal (UKT). Pada tanggal 24 Mei sampai 5
Juni melakukan pembayaran sesuai UKT. Setelah dia membayar baru pada
Rabu 10 Juni untuk melakukan verifikasi data. Sampai dengan tanggal 12
Juni, kalau ada yang tidak membayar, secara otomatis gugur," tutur
Nyoman.Antara
Tak registrasi ulang, 23 mahasiswa baru SNMPTN Unair gugur
Posted by CB Blogger
Blog, Updated at: 08.23
