Kulit wajah berminyak ditandai dengan permukaan kulit yang terlihat
mengilap, terutama saat bangun di pagi hari. Riasan pada kulit berminyak
biasanya lebih cepat luntur karena kelenjar minyak pada wajah selalu
aktif, baik siang ataupun malam hari.
Pori-pori juga terlihat
lebih besar serta diikuti dengan penumpukan komedo di sekitar cuping
hidung. Kulit berminyak juga lebih rentan terhadap jerawat.
Sayang,
kelebihan minyak pada wajah ini tidak dapat dihilangkan karena sudah
merupakan bawaan sejak lahir. Kendati begitu, Anda dapat menguranginya
dengan pengaturan pola makan yang baik, misalnya menghindari gorengan
serta memperbanyak makan sayur dan buah.
Gunakan pembersih wajah berbentuk
lotion
atau cair dengan PH yang seimbang, atau kombinasikan keduanya. Setelah
menyaput kotoran pada kulit muka dengan lotion, bisa juga diikuti dengan
pemakaian sabun lalu bilas hingga bersih.
Sebaiknya bersihkan kulit wajah 2-3 kali sehari bila berada di rumah. Saat berada di
luar
rumah, tisu penyerap minyak bisa dipakai untuk mengurangi minyak yang
berlebihan. Selain menyerap minyak, tisu ini juga dapat menjaga riasan
agar tetap terlihat rapi karena ada juga yang dilengkapi dengan bedak.
Bila Anda memilih kertas penyerap minyak berbedak, pilih yang warna
bedaknya sesuai warna kulit.
Gunakan cairan
astringent
sebagai penyegar karena dapat mengangkat minyak yang berlebih. Jika
bingung memilih produk yang cocok, mintalah nasihat konsultan kecantikan
tempat Anda membeli produk perawatan. Pasalnya, setiap merek mempunyai
kandungan yang berbeda-beda. Sebaiknya ganti produk perawatan yang Anda
pakai maksimal dua tahun sekali untuk mencegah kulit jadi resisten
(kebal) terhadapnya.
Meskipun kulit wajah Anda berminyak, sebaiknya oleskan juga pelembap pada kulit sebelum bersolek. Pilihlah produk
oil free berbentuk cairan agar wajah tidak bertambah mengilap. Bubuhkan pelembap ini secara merata dari wajah hingga leher.
Sumber